insufisiensi vena tagged posts

Insufisiensi Vena

Insufisiensi vena merupakan kondisi ketika pembuluh darah balik atau vena mengalami kesulitan dalam mengalirkan darah dari bagian kaki ke jantung. Insufisiensi vena menyebabkan darah tidak kembali ke jantung dan penumpukan pembuluh darah pada bagian kaki.

Gejala

Seseorang yang mengalami insufisiensi vena bisa mengalami gejala sebagai berikut:

  • Gatal.
  • Kesemutan.
  • Kram.
  • Kesakitan.
  • Nyeri, namun berkurang ketika kaki diangkat.
  • Kaki terasa bengkak.
  • Iritasi kulit.
  • Perubahan warna kulit.
  • Kaki mengeluarkan luka.
  • Adanya varises pada permukaan kulit.
  • Kulit di bagian pergelangan kaki dan tungkai bawah menebal dan mengeras.

Penyebab

Insufisiensi vena biasanya disebabkan oleh pembekuan darah pada bagian vena dalam tungkai bawah dimana bagian tersebut merusak katup pada vena. Hal tersebut dapat menyebabkan darah dari kaki sulit kembali ke jantung. Jika seseorang mengalami insufisiensi vena dan duduk dalam waktu yang lama, maka akan memperburuk keadaan dengan memperbesar tekanan pada bagian vena dan memperlemah katupnya.

Faktor Risiko

Insufisiensi vena lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Selain itu, seseorang bisa memiliki risiko lebih besar terhadap insufisiensi vena jika mereka memiliki kondisi sebagai berikut:

  • Berusia lebih dari 50 tahun.
  • Memiliki berat badan yang berlebihan.
  • Sedang mengandung atau telah melahirkan beberapa kali.
  • Memiliki kebiasaan merokok.
  • Memiliki riwayat penyakit pembekuan darah.
  • Memiliki keluarga yang pernah mengalami insufisiensi vena.

Diagnosis

Jika Anda terkena insufisiensi vena, Anda sebaiknya periksa kaki Anda ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan melakukan diagnosis terhadap kondisi yang Anda alami. Dokter akan memeriksa kondisi Anda terlebih dahulu. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan yang meliputi ultrasonografi vaskular atau duplex sonografi vaskuler. Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan menempatkan perangkat kecil pada kulit yang terletak di atas vena. Alat tersebut menggunakan gelombang suara untuk melihat kondisi pembuluh darah, serta memeriksa kecepatan dan arah aliran darah pasien.

Selain menggunakan ultrasonografi vaskular atau duplex sonografi vaskuler, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan radiologi dengan sinar X atau pemindaian khusus. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah pasien mengalami penyakit lain sehingga dapat menyebabkan kaki mereka bengkak.

Pengobatan

Ada berbagai pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi insufisiensi vena. Salah satu pengobatan tersebut adalah menggunakan stoking kompresi dimana kegunaannya dapat menjaga aliran darah pada kaki. Hal tersebut juga dapat mengurangi risiko pembengkakan pada kaki dan pembekuan darah.

Selain stoking kompresi, prosedur medis lain dapat dilakukan dokter yang meliputi:

  • Sklerot

Sklerot merupakan jenis pengobatan yang meliputi air garam yang disuntikkan ke pembuluh darah pasien untuk mengurangi pengerasan pada vena.

  • Phlebectomy

Phlebectomy merupakan jenis pengobatan yang meliputi pembedahan untuk menghilangkan varises yang berada pada bagian bawah kaki.

  • Laser

Laser juga diperlukan untuk mengurangi risiko terhadap pembuluh darah.

  • Pengangkatan varises

Pengangkatan varises bisa dilakukan pada vena besar di kaki pasien.

Pencegahan

Berikut adalah cara-cara yang sebaiknya diterapkan untuk mencegah insufisiensi vena:

  • Berolahraga secara teratur.
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal.
  • Mengurangi waktu untuk duduk.
  • Hindari kebiasaan merokok.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Jika Anda ingin bertemu dengan dokter, Anda sebaiknya persiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin diajukan ke dokter.
  • Daftar riwayat medis, baik dari Anda sendiri maupun keluarga.
  • Daftar gejala yang Anda alami akibat insufisiensi vena.

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter juga akan menanyakan pertanyaan terkait dengan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala akibat insufisiensi vena terjadi?
  • Apa saja gejala yang Anda alami akibat insufisiensi vena?
  • Apakah Anda memiliki penyakit tertentu?

Kesimpulan

Insufisiensi vena merupakan gangguan pada tubuh yang perlu diwaspadai, karena dapat memicu berbagai gejala. Akan lebih rentan terhadap kondisi tersebut jika Anda memiliki faktor risiko seperti berusia lebih dari 50 tahun. Oleh karena itu, untuk mengatasi kondisi seperti ini, Anda dianjurkan untuk melakukan cara-cara yang disebutkan di atas.

Read More