Ikuti Langkah Ini sebagai Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan merupakan program layanan kesehatan yang sifatnya wajib bagi masyarakat Indonesia. Saat peserta meninggal dunia, status BPJS Kesehatannya perlu diberhentikan oleh keluarga yang bersangkutan. Lalu, bagaimana cara menonaktifkan BPJS Kesehatan bagi peserta yang sudah meninggal dunia?

Syarat yang harus dipenuhi sebagai cara menonaktifkan BPJS Kesehatan

Pada dasarnya, menonaktifkan status BPJS Kesehatan hanya bisa dilakukan apabila peserta telah meninggal dunia. Prosedurnya dilalui oleh anggota keluarga dari peserta tersebut. Karena BPJS Kesehatan bersifat wajib, peserta yang belum meninggal dunia tidak bisa menonaktifkan status kepesertaannya.

Cara menonaktifkan BPJS Kesehatan pertama-tama diawali dengan pelaporan ke pihak yang bertugas. Anggota keluarga harus melaporkan ke petugas BPJS Kesehatan secara resmi dan mengumpulkan berkas-berkas persyaratan. Berkas persyaratan biasanya berupa:

  • Fotokopi surat keterangan kematian
  • Bukti pembayaran iuran terakhir
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Kartu identitas peserta yang sudah meninggal
  • Kartu BPJS Kesehatan peserta yang sudah meninggal

Meski pihak BPJS hanya akan mengumpukan berkas dalam bentuk fotokopi, ada baiknya Anda tetap membawa berkas asli sebagai bukti. Setelah semua persyaratan dipenuhi, Anda bisa memulai prosedur menonaktifkan BPJS Kesehatan.

Cara menonaktifkan BPJS Kesehatan secara offline

Salah satu cara menonaktifkan BPJS Kesehatan adalah dengan metode offline atau langsung mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. Berkas-berkas persyaratan yang telah disebutkan di atas harus Anda bawa ketika mengunjungi kantor cabang.

Surat keterangan kematian bisa Anda dapatkan melalui pihak kelurahan setempat. Setelah difotokopi pun, Anda perlu meminta surat yang telah dilegalisir oleh pihak kelurahan. Hanya dokumen yang telah dilegalisir yang akan diterima di kantor BPJS Kesehatan sebagai syarat menonaktifkan status anggota.

Prosedur menonaktifkan keanggotaan harus dilakukan oleh anggota keluarga yang tergabung dalam KK yang sama dengan peserta yang telah meninggal dunia. Petugas BPJS Kesehatan tidak akan menerima pelaporan apabila bukan diwakili oleh anggota keluarga.

Setelah pelaporan selesai, Anda akan menerima bukti bahwa status BPJS Kesehatan peserta terkait sudah tidak aktif. Setelah itu, Anda resmi tidak perlu lagi membayar iuran bulanan. Simpanlah bukti pelaporan untuk menghindari kemungkinan masalah di kemudian hari.

Cara menonaktifkan BPJS Kesehatan secara online

Selain dengan mendatangi kantor BPJS Kesehatan secara langsung, cara menonaktifkan BPJS Kesehatan juga bisa diwujudkan melalui prosedur online. Untuk melakukan ini, Anda perlu terlebih dahulu mengunduh aplikasi Edabu BPJS Kesehatan di ponsel.

Setelah itu, login ke akun Edabu menggunakan email dan password yang Anda gunakan saat pertama kali mendaftar. Lalu pilih menu ‘Mutasi Peserta’.

Berikutnya, Anda akan diarahkan pada halaman berisi sejumlah pilihan menu, salah satunya menu ‘Data Peserta’. Saat Anda memilih menu ‘Data Peserta’, akan muncul daftar nama peserta BPJS Kesehatan dalam satu KK.

Anda bisa langsung memilih nama pada daftar yang ingin dinonaktifkan status keanggotaannya. Saat Anda memilih nama tersebut, tekan tombol ‘Nonaktifkan Peserta’.

Prosedur online memang lebih singkat dan cepat apabila dibandingkan dengan prosedur offline. Meski begitu, Anda tetap harus mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan untuk menyelesaikan proses menonaktifkan status anggota.

Dari aplikasi Edabu, Anda bisa mencantumkan informasi berupa data fisik pasien secara online. Setelahnya, Anda perlu membawa berkas-berkas persyaratan untuk diajukan ke petugas BPJS Kesehatan sebagai bukti bahwa peserta memang sudah meninggal dunia.

Karena itu, metode online pun tetap dikombinasikan dengan metode offline. Apabila Anda memiliki pertanyaan terkait cara menonaktifkan BPJS Kesehatan, hubungi call center BPJS Kesehatan di 1-500-400.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>