6 Pilihan Obat Kurang Darah yang Tersedia Secara Alami

Anemia merupakan suatu kondisi dimana tubuh kekurangan pasokan sel darah merah. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh defisiensi zat besi. Zat besi diperlukan dalam proses produksi sel darah merah serta menyalurkan darah ke seluruh tubuh.

obat kurang darah

Kekurangan folat, vitamin B, dan C juga dapat mengakibatkan anemia. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mengonsumsi obat kurang darah. tersedia dalam bentuk suplemen ataupun obat minum cair.

Namun, menjalani diet sehat untuk anemia juga dapat Anda lakukan sebagai upaya menambah produksi sel darah merah secara alami. 

Pemilihan menu makanan untuk penderita anemia

Rencana diet anemia mencakup konsumsi makanan yang kaya zat besi dan nutrisi yang membantu meningkatkan produksi hemoglobin dan sel darah merah. Menu diet juga termasuk makanan yang membantu penyerapan zat besi. 

Rekomendasi asupan harian atau Recommended Daily Allowance (RDA) untuk zat besi adalah 10 mg untuk pria dan 12 mg untuk wanita. 

Beberapa rekomendasi makanan yang dapat berfungsi sebagai obat kurang darah alami yaitu:

  1. Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau gelap merupakan sumber zat besi nonheme. Sebagian besar sayuran berdaun hijau juga tinggi akan folat, oksalat, dan vitamin C. Ketiga nutrisi tersebut dapat meningkatkan penyerapan zat besi.

Rekomendasi sayuran yang kaya akan zat besi antara lain:

  • Bayam
  • Kangkung 
  • Kubis
  • Sawi
  • Collard hijau
  • Daun Swiss chard
  1. Daging 

Daging sapi, domba, dan unggas kaya akan zat besi heme. Zat besi heme adalah jenis zat besi yang mudah diserap tubuh. Daging merah seperti sapi, domba, dan rusa mengandung lebih banyak zat besi dibanding daging ayam.

Untuk meningkatkan penyerapan zat besi, Anda dapat mengombinasikannya dengan sayur berdaun hijau dan vitamin C.

  1. Organ hati

Hati sapi merupakan daging organ yang populer digunakan untuk meningkatkan darah. Selain zat besi, hati juga mengandung folat.

Daging organ lain yang bisa Anda coba untuk meningkatkan produksi sel darah merah adalah jantung, ginjal, dan lidah sapi.

  1. Makanan laut

Beberapa makanan laut mengandung zat besi heme. Makanan laut dengan kandungan zat besi terbaik antara lain:

  • Kerang
  • Tiram
  • Simping 
  • Kepiting
  • Udang
  • Ikan tuna
  • Ikan sarden
  • Ikan kembung
  • Ikan salmon
  • Ikan kuwe gerong
  • Ikan lemadang atau mahi mahi

Mengonsumsi seafood kalengan tidak akan mengurangi nutrisi yang didapat. Namun, lebih disarankan untuk mengonsumsi makanan laut segar. 

Meskipun ikan sarden mengandung zat besi, sarden juga mengandung kalsium. Kalsium dapat mengurangi penyerapan zat besi oleh tubuh. 

Untuk memaksimalkan penyerapan, hindari mengombinasikan makanan kaya zat besi dengan sumber kalsium seperti susu, keju, dan tahu.

  1. Kacang-kacangan

Bagi peserta diet vegan dan vegetarian, kacang merupakan sumber zat besi alternatif. Beberapa kacang yang kaya akan zat besi antara lain:

  • Kacang merah
  • Buncis
  • Kacang kedelai
  • Kacang mete
  • Kacang polong
  • Kacang pistachio
  • Kacang polong hitam
  • Kacang pinto
  • Kacang hitam
  • Kacang lima

Kacang almond juga merupakan sumber zat besi dan folat yang baik. Namun, kacang almond juga mengandung kalsium. Maka dari itu, kacang almond bukan termasuk sumber zat besi yang baik.

  1. Biji-bijian

Biji-bijian juga menjadi alternatif sumber zat besi yang bisa dimakan oleh peserta diet vegan maupun vegetarian. Pilihan biji-bijian yang kaya zat besi antara lain biji labu, biji rami, dan biji bunga matahari.

Dengan mengonsumsi pilihan menu di atas, dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah dalam tubuh. Namun, tidak disarankan untuk berfokus pada salah satu pilihan menu saja. Mengombinasikan beberapa menu dapat mempercepat penyerapan zat besi.

Selain pemilihan menu makanan yang tepat, Anda juga bisa menyertainya dengan mengonsumi obat kurang darah. Konsultasikan dengan dokter untuk meminta rekomendasi suplemen penambah darah terbaik beserta dosis amannya. 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>