bursitis tagged posts

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Bursitis

Bursae merupakan kantung berisi cairan yang berada di persendian Anda. Bursae ini mengelilingi daerah-daerah tempat tendon, kulit, dan jaringan otot bertemu dengan tulang. Bursae juga menambah pelumasan, mengurangi gesekan saat sendi bergerak. Bursitis adalah sebuah peradangan pada bagian bursae. Bursae yang meradang dapat menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman pada daerah yang terpengaruh. Selain itu, bursitis juga dapat membatasi pergerakan sendi Anda. Artikel ini akan membahas hal-hal apa saja yang perlu Anda ketahui tentang bursitis.

Gejala dan tipe/jenis bursitis

Gejala umum bursitis adalah rasa sakit, pembengkakan, tanda-tanda kemerahan, dan penebalan bursae. Jenis bursitis yang berbeda juga memiliki gejala spesifiknya masing-masing. Misalnya saja, pada kasus bursitis prepatellar dan olecranon, seseorang akan kesulitan menekuk lengan dan tangan. Begitu pula dengan bursitis trochanteric dan retrocalcaneal, di mana mereka yang memiliki bursitis jenis ini akan kesulitan berjalan. Bursitis trochanteric juga akan memberikan rasa sakit saat seseorang berbaring pada pinggangnya.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ada beberapa jenis bursitis. Kondisi-kondisi ini dapat bersifat kronis, dalam artian dapat terjadi dengan rutin, atau akut, yang berarti akan muncul secara tiba-tiba.

  • Bursitis perepatellar, kondisi peradangan di sekitar tempurung lutut, atau juga dikenal dengan sebutan patella. Kondisi ini dapat bersifat kronis ataupun akut.
  • Bursitis olecranon, yaitu peradangan pada siku Anda. Bursae yang meradang terletak di ujung siku atau dikenal dengan nama olecranon. Dalam beberapa kasus, bintil kecil dapat dirasakan di dalam bursae. Kondisi jenis ini biasanya bersifat kronis.
  • Bursitis trochanteric terjadi pada bursae yang ada di pinggang. Bursitis ini dapat berkembang secara perlahan. Bursitis jenis ini juga dapat muncul bersamaan dengan kondisi medis lain, misalnya arthritis.
  • Bursitis retrocalcaneal akan memberikan rasa sakit di tumit. Kondisi ini bersifat akut ataupun kronis.

Selain itu ada pula bursitis infeksi atau septik yang akan menyebatkan bursae menjadi merah, panas, dan membengkak. Bursitis ini merupakan hasil dari demam dan gejala infeksi lainnya.

Faktor risiko dan pencegahan

Beberapa faktor risiko penyakit bursitis di antaranya adalah usia yang bertambah, memiliki masalah atau gangguan medis yang kronis, penggunaan sendi yang repetitive, postur yang kurang baik, mendapatkan infeksi yang dapat menyebar ke bursae, tulang, dan persendian, serta cidera pada bagian bursae.

Bursitis bukanlah suatu kondisi yang selalu dapat dicegah. Namun, membuat perubahan gaya hidup dapat mengurangi risiko menderita bursitis dan mencegah bursitis kambuh dengan parah. Beberapa cara pencegahan yang bisa Anda lakukan di antaranya adalah:

  • Menjaga berat badan yang sehat untuk menghindari memberikan tekanan berlebih pada persedian
  • Olahraga yang rutin guna memperkuat otot-otot yang menyokong persendian
  • Sering beristirahat ketika Anda menjalankan tugas atau aktivitas yang repetitive
  • Melakukan pemanasan sebelum mengerjakan aktivitas yang keras
  • Berlatih menjaga postur yang baik saat duduk atau berdiri
  • Berhenti melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan rasa sakit

Apabila Anda menderita bursitis, dengan perawatan yang baik dan teratur kondisi akan semakin membaik seiring berjalannya waktu. Akan tetapi, penyakit bursitis dapat berubah menjadi kronis terutama apabila tidak didiagnosa dengan tepat dan dirawat serta diobati dengan baik. Bursitis juga dapat berubah menjadi kronis apabila disebabkan oleh gangguan kesehatan tertentu yang tidak dapat disembuhkan. Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan Anda apabila rasa sakit ataupun gejala lain tidak membaik meskipun sudah mendapatkan perawatan dari dokter.

Read More