balita tagged posts

Waspadai 5 Jenis Penyakit Anak-anak yang Sering Menyerang Balita

Sebagai orangtua, tentu Anda pernah menangani penyakit anak-anak yang umumnya sering dijumpai, seperti sakit telinga, pilek, atau diare. Namun, ada banyak penyakit anak-anak lainnya yang patut diketahui karena sering terjadi di Asia.

1. RSV

Singkatan dari Respiratory Syncytial Virus (RSV) merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan. Jika anak berusia di bawah 2 tahun atau riwayat jantung, penyakit ini bisa menyebabkan pneumonia.

Gejalanya seperti demam, pilek atau hidung tersumbat dan batuk. Selain itu, bayi akan mengalami iritasi dan gangguan pernapasan. Obat yang disebut dengan Synagis atau palivizumab biasanya dianjurkan dokter untuk mencegah RSC pada bayi.

2. Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut

Umumnya disebabkan karena virus dan menular, akan tetapi tidak terlalu serius. Penyakit anak-anak ini menyerang di usia balita. Si kecil dapat tertular melalui air liur, cairan luka, atau dari feses/kotoran.

Gejalanya ditandai dengan demam, sakit tenggorokan, dan nafsu makan yang berkurang. Setelah beberapa hari, anak akan mengalami sakit di bagian belakang tenggorokan; ruam kulit pada telapak tangan dan kaki; serta kadang ruam di bagian area kulit yang terkena popok.

Untungnya, penyakit anak-anak ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam 7-10 hari tanpa pengobatan.

3. Radang Tenggorokan

Paling sering disebabkan oleh virus dan bisa berlangsung selama satu minggu atau kurang. Gejala diawali dengan batuk di malam hari, pilek, demam dan sakit saat menelan ludah.

Sebaiknya, gunakan humidifier atau berikan anak uap air panas yang dicampur sedikit balsem untuk dihirup uapnya. Lakukan selama 10 menit agar saluran pernapasan menjadi lebih lega dan membuat anak lebih nyaman saat beristirahat.

4. Demam Berdarah

Penyakit anak-anak ini dahulu sangat ditakuti karena belum ada obatnya. Namun, di era modern penyakit yang disebabkan infeksi virus Dengue ini sudah dapat diobati.

Gejala yang ditimbulkan di antaranya sakit tenggorokan, dan muncul ruam-ruam berwarna kemerahan yang menyebar ke seluruh tubuh. Untuk menangani penyakit anak-anak demam berdarah, segera bawa anak ke dokter.

5. Penyakit Kawasaki

Penyakit anak-anak ini menimbulkan peradangan pembuluh darah di seluruh tubuh. Penyebabnya tidak diketahui secara pasti, dan saat ini sudah sangat jarang. Akan tetapi, anak laki-laki yang berusia di bawah 5 tahun di kawasan Asia Pasifik berpotensi besar terjangkit.

Penyakit Kawasaki bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Namun, sebaiknya tetap waspada dan segera dibawa ke dokter untuk memastikan kondisi anak.

Gejala penyakit anak-anak ini biasanya mengalami demam selama 5 hari, bagian mata, bibir dan lidah anak berwarna kemerahan. Selain itu, bagian kaki dan tangan juga muncul kemerahan.

Tidak ada cara untuk mencegah penyakit anak-anak ini, namun tidak perlu khawatir karena penyakit Kawasaki tidak menular. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Terapkan gaya hidup sehat dengan sering mencuci tangan memakai sabun agar si kecil senantiasa terhindar dari penyakit anak-anak.

Read More