Anal Sex tagged posts

Apa itu Anal Sex? Berikut Penjelasannya

Terdapat kebiasaan yang berbeda-beda bagi setiap pasangan dalam melakukan hubungan intim, meskipun banyak pasangan yang sudah cukup puas dengan gaya konvensional. Namun, beberapa di antaranya memilih untuk mencoba fantasi baru seperti anal sex. Lantas, apa yang dimaksud dengan gaya berhubungan seks yang satu ini?

Bagi perempuan yang akan melakukan hubungan seks dengan gaya ini mungkin sepintas di pikiran mereka akan berpikiran mengenai bahaya yang muncul ketika pertama kali melakukannya. Seks anak bisa dibilang sebagai hubungan intim atau seks melalui dubur, selain itu gaya berhubungan intim ini sudah bukan menjadi hal tabu atau menjijikkan.

Penjelasan Anal Sex

Di beberapa negara dunia, seks anak merupakan tindakan yang melanggar hukum. Sementara, di Indonesia banyak yang menganggap bahkan kegiatan ini merupakan hal yang tabu. Untuk itulah mengapa bahasan seks anak harus berhati-hati ketika dijelaskan, terlebih bagi mereka yang menganut ajaran agama secara patuh.

Istilah teknis, seks anal merupakan bersetubuh lewat dubur perempuan, termasuk di antaranya penetrasi menggunakan penis, jari hingga mainan dan bahkan stimulasi oral. Bagi sebagian pasangan, hal ini tentu dianggap kurang baik sementara sebagian lagi menganggapnya bisa mendatangkan kesenangan.

Kepuasan seksual yang berasal dari anatomi tubuh manusia yang bisa mendatangkan kesenangan dari saraf otak lewat daerah perianal. Kemudian, saraf pengendus memiliki tanggung jawab membawa sensasi dari kelenjar pria sementara klitoris dari perempuan, kondisi inilah yang memastikan hubungan ini mendatangkan orgasme.

Meski demikian, di sisi lain penetrasi anal bisa menimbulkan rasa yang sangat menyakitkan apabila pasangan tersebut tidak melakukannya dalam keadaan tidak rileks. Bahkan, apabila tidak dilakukan dengan benar bisa menyebabkan kerusakan pada sfingter, merupakan kumpulan serabut otot yang bekerja menutup jalur pekaan alamiah tubuh atau otot anus.

Bahaya Seks Anal

Walaupun dianggap menyenangkan, salah satu kelemahan dari seks anal tanpa menggunakan kondom adalah penyebaran penyakit menular seksual. Terjadinya inkontinensia yang diakibatkan dari rusaknya sfingter, inkontinensia merupakan kondisi yang membuat seseorang tidak dapat mengontrol buang air kecil.

Namun, para ahli berpendapat bahwa bercinta dengan gaya anal bisa sangat aman jika dilakukan dengan lembut dan sabar. Jika pasangan ingin melakukan eksperimen dalam melakukan hubungan seks, bisa dipersiapkan dahulu mental agar siap menghadapi risiko yang kemungkinan muncul. Misalnya seperti, berdiskusi mencari solusi terbaik ketika ingin bereksperimen dalam bercinta.

Selain merusak fungsi anus dan meningkatkan risiko penularan, seks anal juga berpotensi menginfeksi pasangan. Hal ini bisa dialami oleh pasangan yang melakukan seks anal dan tidak mempunyai penyakit menular, adanya bakteri yang hidup di anus menjadi faktor munculnya infeksi pasangan.

Selain itu seks anal sangat rentan menimbulkan pendarahan, pendarahan ini bisa diakibatkan karena hemoroid (wasir), anus yang terluka hingga luka pada usus besar. Beberapa kondisi ini sangat berbahaya dan harus memerlukan penanganan medis, misalnya seperti pemberian antibiotik untuk dapat mencegah infeksi, hingga operasi.

Cara efektif untuk dapat terhindar dari risiko buruk dari dilakukannya anal sex adalah tidak melakukan kegiatan seks ini. Meski demikian, jika ingin melakukannya terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti misalnya mengenakan kondom, menggunakan pelumas, senam kegel, hingga mengosongkan isi perut.

Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami kondisi seperti pendarahan, luka, keluar cairan, nyeri hingga munculnya benjolan pada anus. Meski demikian, sangat dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas seks ini.

Read More