Category Kulit & Kecantikan

Pahami Produk Double Cleansing Sesuai Jenis Kulit

Setelah seharian menggunakan makeup, kita harus membersihkan wajah secara optimal. Agar makeup terhapus secara menyeluruh, kita bisa menggunakan metode double cleansing untuk mengangkat sisa-sisa kotoran, debu, maupun makeup yang menempel di wajah.

Double cleansing merupakan metode membersihkan wajah yang penting untuk kita lakukan setiap hari. Double cleansing memerlukan dua tahap pembersihan wajah dengan menggunakan dua jenis cleanser yang berbeda.

Tahap pertama dengan menggunakan oil-based cleanser dan tahap kedua menggunakan face wash. Agar memberikan hasil yang maksimal, Anda sebaiknya memilih jenis produk yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Apa saja yang harus diperhatikan?

  • Double Cleanser untuk Kulit Normal

Bagi Anda yang memiliki kulit normal atau kombinasi, pilihlah produk yang mampu mengembalikan keseimbangan kulit, serta memperbaiki tekstur dan rona wajah sekaligus. Anda bisa mencari oil-based cleanser yang kaya nutrisi dan memiliki kandungan ceramides yang mampu membuat kulit lebih lembap.

Untuk tahap ke dua, Anda bisa menggunakan cleanser berbentuk foam yang mampu mengangkat residu cleansing oil dengan baik. Pilihlah produk dengan klaim pH seimbang agar kulit dapat mengikat kelembapan, memiliki tekstur yang lebih baik, serta mencerahkan rona wajah.

  • Double Cleanser untuk Kulit Sensitif atau Acne Prone

Jenis kulit sensitif sangatlah rentan terhadap iritasi, sehingga pemilik jenis kulit ini harus memilih produk yang lembut untuk kulitnya. Untuk mencegah hal ini terjadi, pilih produk double cleansing oil yang bersifat lembut, serta kaya akan anti-oksidan dan anti-inflamasi seperti vitamin E, lidah buaya, atau glycolic acid. Pada tahap kedua pastikan Anda menggunakan produk yang bersifat fragrance-free, hypoallergenic, paraben-free, dan soap free untuk mengurangi risiko kulit mengalami iritasi.

  • Produk Double Cleansing untuk Kulit Berminyak

Untuk Anda yang memiliki kulit berminyak, gunakan cleansing oil sebagai pembersih pertama. Cleansing oil mampu mengangkat kotoran, sisa makeup, serta sebum yang terkumpul pada wajah. Saat menggunakan cleansing oil, pastikan kulit wajah berada dalam kondisi yang kering

Selanjutnya lakukan pembersihan dengan menggunakan gel atau clay cleanser yang lembut untuk kulit dan tidak meninggalkan rasa kulit tertarik setelah penggunaanya. Meskipun memiliki kulit berminyak, Anda tetap perlu menjaga agar kelembapan dan hidrasi kulit tetap terjaga.

  • Double Cleanser untuk Kulit Kering

Terlalu sering mencuci wajah akan membuat kulit kering menjadi semakin kering. Sangat penting bagi pemilik kulit kering untuk memilih pembersih yang mampu menjaga kelembapan kulit, seperti cleansing balm. Pilihlah produk dengan kandungan shea butter, coconut oil, atau emollients lainnya untuk membantu mengembalikan kelembapan kulit.

Karena lebih mudah mengalami kemunculan tanda-tanda penuaan, sebaiknya pemilik kulit kering memilih produk yang dilengkapi kandungan anti-aging seperti vitamin C, teh hijau, atau hyaluronic acid. Sesudah membilas wajah hingga bersih, segera aplikasikan skin care dalam kondisi wajah yang masih lembap untuk membantu mengunci kelembapan.

Ingat selalu bahwa melakukan double cleansing terlalu sering dan berlebihan juga dapat membuat kelenjar atau minyak yang diproduksi secara alami oleh kulit wajah Anda berkurang atau bahkan hilang. Untuk menghindari beberapa efek negatif dari double cleansing, Anda harus tahu dan paham bagaimana kondisi dan karakter kulit wajah.

Sebaiknya Anda makukan double cleansing sesuai kebutuhan saja, semisal pada hari itu Anda sedang banyak beraktivitas di luar ruangan sehingga terpapar oleh banyak debu dan polusi, atau pada saat Anda menggunakan makeup yang tebal.

Read More

Cara Merawat Kulit Sawo Matang agar Tetap Menawan

Orang Indonesia dianugerahi kulit sawo matang yang eksotis. Kandungan melanin yang cukup tinggi memiliki kandungan proteksi sinar matahari yang lebih tinggi juga. Walaupun demikian, bukan berarti kulit tidak memerlukan perawatan secara intensif.

Ciri kulit sawo matang sehat

Kulit memiliki tingkat kekenyalan yang cukup. Anda patut berbangga dengan warna kulit yang Anda punya sebab kulit sawo matang memiliki kekenyalan yang lebih baik. Ciri lainnya yaitu, kulit terhindar dari timbulnya jerawat karena jerawat menandakan terjadinya peradangan serta minim area hiperpigmentasi dan keloid.

Walaupun begitu, kesehatan kulit memiliki standar di setiap tahapan usia. Semakin bertambahnya umur seseorang, tingkat kekenyalan kulit semakin berkurang karena kolagen dalam kulit juga semakin berkurang.  Kulit sehat tetap bisa didapatkan berdasarkan masing-masing umurnya.

Pengecekan secara mandiri tentang keadaan kulit merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri. Hal tersebut sebaiknya rutin dilakukan mengingat seringnya kulit terpapar kontaminan dari lingkungan sekitar.

  1. Pemakaian sunscreen

Kulit sawo matang memiliki SPF alami yang lebih tinggi dibandingan warna kulit yang lebih terang. Semakin gelap warna kulit seseorang, maka semakin tinggi jumlah SPF alaminya. Risiko terkena kanker kulit juga lebih rendah.

Dengan demikian, bukan berarti kulit tidak memerlukan sunscreen sebagai perlindungan. Perlindungan dari luar tetap dibutuhkan karena paparan sinar UV yang tinggi dan tidak cukup jika hanya mengandalkan SPF alami.

Pilihlah sunscreen dengan perlindungan terhadap UVA dan UVB serta tingkat SPF yang tinggi terutama apabila sering melakukan aktivitas di luar ruangan dan terpapar terik matahari dalam waktu yang cukup lama.

  • Eksfoliasi

Proses eksfoliasi bertujuan untuk membersihkan kulit dari sel-sel kulit mati di lapisan permukaan paling luar. Hasilnya, kulit menjadi lebih kenyal, lembut, segar, serta mencegah penuaan dini.

Jika kulit sawo matang Anda mengalami hiperpigmentasi karena menumpuknya melanin, eksfoliasi membantu proses pengembalian warna kulit yang tidak merata tersebut seperti semula.

  • Double cleansing

Wajah menjadi bagian yang paling rentan terkena debu dan kotoran saat beraktivitas, telebih jika disertai dengan pengguanan make up. Double cleansing bisa dilakukan dengan cara membersihkan wajah menggunakan pembersih berbahan dasar minyak atau air (micellar water) lalu tahap selanjutnya adalah menggunakan sabun cuci muka biasa.

Kotoran akan lebih efektif terangkat serta lakukan secara rutin ketika pagi hari sebelum beraktivitas dan malam hari sebelum tidur. Hal ini juga membantu mencegah timbulnya jerawat di wajah.

  • Makan buah dan sayur

Kulit membutuhkan asupan makanan terutama yang mengandung antioksidan tinggi. Antioksidan mampu menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini. Selain itu, senyawa ini juga mampu mencegah peradangan serta kerusakan kulit.

Beri-berian, buah naga, wortel, dan teh hijau merupakan merupakan beberapa bahan pangan yang tinggi kandungan antioksidan. Buah-buahan yang memiliki warna terang dan mencolok biasanya memiliki antioksidan yang cukup tinggi.

  • Olahraga

Menurut Menteri Kesehatan, olahraga minimal dilakukan 30 menit sebanyak 3 kali dalam 1 minggu. Olahraga bisa dimulai dengan pemanasan selama 5-10 menit dan diakhiri dengan pendinginan selama 5 menit. Olahraga dilakukan cukup dengan alat-alat sedarhana yang Anda punya di sekitar rumah, bahkan tanpa menggunakan alat sekalipun.

Perlu diketahu bahwa olahraha berbeda dengan aktivitas fisik. Olahraga menghabiskan lebih banyak energi dibandingkan aktivitas fisik, serta ditujukan untuk membuat badan menjadi lebih bugar.

Kebutuhan perawatan kulit terbaik berbeda-beda setiap orang, meskipun mempunyai tone kulit yang sama. Apabila muncul permasalahan yang serius segera konsultasikan ke dokter kulit agar diberikan penanganan terbaik.  

Read More