Category Hidup Sehat

Ini Dia Makanan Rahasia Awet Muda untuk Anda

Usia bertambah memang tak dapat dielakkan, begitu pula kulit yang juga ikut berkerut akibat pertambahan usia. Beruntungnya, terdapat beberapa makanan yang dapat mencegah kulit tetap nampak senantiasa awet muda dan menjadi kunci rahasia awet muda bila rutin dikonsumsi.

APA SAJA MAKANAN PEMEGANG KUNCI RAHASIA AWET MUDA?

Secara umum, makanan yang mengandung molekul antioksidan untuk menangkal radikal bebas, vitamin C untuk produksi kolagen, dan makanan yang dapat mencukupi kebutuhan protein, cairan tubuh, dan lemak sehat dapat menjaga kulit untuk senantiasa awet muda. Berikut dipaparkan beberapa makanan yang sudah terbukti menjadi kunci rahasia kulit untuk tetap awet muda:

  1. Ekstra virgin olive oil / Minyak zaitun dapat bermanfaat bagi kesehatan kulit karena efek antiperadangan yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Ekstra virgin olive oil juga mengandung 73% lemak jenuh tunggal yang dihubungkan dengan elastisitas dan kekencangan kulit.
  2. Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 dan astaxanthin. Asam lemak omega-3 melindungi kulit dari proses peradangan dan astaxanthin yang bila dikombinasikan dengan kolagen dapat meningkatkan potensi untuk meningkatkan elastisitas dan hidrasi kulit wajah.
  3. Cokelat hitam mengandung banyak molekul antioksidan salah satunya adalah flavanol yang melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
  4. Buah jeruk mengandung vitamin C yang berperan dalam pembentukan kolagen dan juga memiliki kandungan air banyak yang membantu hidrasi kulit tetap terjaga.
  5. Buah alpukat. mengandung lemak tidak jenuh tunggal yang menjaga hidrasi kulit, membantu penyerapan nutrisi, dan penyerapan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh.
  6. Daging sapi dan ayam merupakan sumber protein yang dibutuhkan untuk pembentukan kolagen. Hal yang perlu diperhatikan ketika memasak daging sapi adalah harus sering membolak balik secara sering untuk mencegah hilangnya efek anti penuaan.
  7. Teh hijau mengandung polifenol yang dapat melindungi kolagen dan mengurangi tanda-tanda penuaan.
  8. Tomat mengandung likopen yang merupakan senyawa yang berpotensi untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
  9. Rempah-rempah seperti kayu manis, cabe, dan jahe selain lezat juga dapat menjaga kesehatan kulit. Kayu manis terbukti meningkatkan produksi kolagen, cabe memiliki capsaicin yang melindungi perubahan pada kulit di tingkat sel, sedangkan jahe yang memiliki gingerol yang memiliki efek antiperadangan dan mengurangi bintik hitam akibat paparan sinar matahari.
Read More

Siapkan Penghitam Rambut Alami Jika Sering Mengonsumsi Ini

Uban atau rambut yang memutih kadang membuat sebagian orang kehilangan kepercayaan diri. Banyak dari mereka yang insecure terhadap kondisi rambutnya tersebut. Oleh karenanya, sebagian orang yang dimaksud memilih untuk menghitamkan kembali rambutnya, baik itu menggunakan penghitam rambut buatan atau kimia, maupun penghitam rambut alami.

Uban terjadi lewat serangkaian perubahan atau mekanisme di dalam tubuh. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari genetis sampai pada faktor-faktor eksternal. Namun yang pasti, uban terjadi lantaran tubuh tak lagi mampu memproduksi melanin, melanin sendiri merupakan zat atau senyawa yang berperan penting dalam memberi warna rambut.

Adapun salah satu faktor eksternal yang membuat tubuh tak mampu lagi memproduksi melanin adalah pola konsumsi makanan. Makanan—dan juga minuman—memang punya faktor peting bagi tubuh kita. Nah, di bawah ini akan dipaparkan bahan makanan apa saja yang dapat menyebabkan uban tumbuh lebih cepat. Oleh karenanya, jika Anda senang atau suka sekali mengonsumsi apa-apa yang disebutkan di bawah, ada baiknya Anda mulai menyiapkan penghitam rambut alami. Makanan-makanan tersebut di antaranya:

  1. Gula

Penggunaan gula tak bisa kita hindari. Pasalnya, gula hadir dalam bahan konsumsi kita sehari-hari, baik gula alami yang berasal dari sayur dan buah atau gula dari ekstrak tebu. Namun, konsumsi gula berlebih bisa berimbas buat kesehatan kita. Selain diabetes tentunya, gula juga dapat membuat rambut cepat beruban.

Gula bisa menurunkan kadar vitamin E dalam darah yang dibutuhkan untuk pertumbuhan  rambut. Selain itu, kandungan gula menyebabkan elastisitas jaringan rambut terganggu atau menjadi longgar.

Jadi, semakin banyak asupan minuman atau makanan yang manis membuat kesehatan rambut terganggu dan berpotensi muncul uban.

  • Minuman Bersoda

Semua jenis minuman berkarbonasi jelas punya kadar gula tinggi. Padahal gula jadi salah satu pemicu percepatan uban seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Selain gula, kandungan dalam minuman soda bisa mengurangi jumlah magnesium yang dibutuhkan tubuh. Hasilnya, warna alami rambut akan memudar.

  • Gorengan, Makanan Pedas, dan Asam

Makanan yang mengandung asam, pedas, dan lemak bisa menimbulkan panas dalam hingga dehidrasi. Hal ini bisa mengurangi kelembaban alami tubuh dan menghambat nutrisi sampai ke folikel rambut. Rambut putih atau uban menandakan tubuh tak mampu menyeral nutrisi secara sempurna.

  • Makanan yang Terlalu Asin

Kandungan natrium dalam garam bisa menghilangkan sodium dalam tubuh, padahal zat tersebut berperan penting dalam keseimbangan cairan tubuh.

Tubuh yang tidak terhidrasi dengan baik bisa jadi pemicu pertumbuhan uban lebih cepat. Selain uban, terlalu banyak garam juga berpotensi menyebabkan diabetes hingga gagal ginjal.

  • MSG

Tak jauh berbeda dengan garam, MSG atau Monosodium glutamate juga bisa memudarkan warna rambut. Jadi tetap kontrol jumlah konsumsinya jika Anda tak ingin beruban sebelum waktunya.

  • Caffein

Anda yang amat senang sekali dengan kopi, teh, atau minuman-minuman lain yang sejenis harus waspada. Sebab, semua sumber kafein juga dapat mempercepat proses menurunnya produksi melanin sebagai penghitam rambut. Jika konsumsinya berlebihan, jangan kaget jika segera Anda dapati rambut putih alias uban.

Kandungan magnesium dalam tubuh akan berkurang kalau mengkonsumsi minuman berkafein secara berlebih. Tapi bukan berarti kamu dilarang ngopi, hanya saja pola makan harus tetap dijaga agar asupan nutrisimu seimbang.

***

Jika Anda merupakan orang dengan potensi rambut cepat beruban lantaran konsumsi makanan, terlebih jika Anda tak terlalu peduli dengan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, ada baiknya Anda mulai menyiapkan penghitam rambut alami.

Mengapa penghitam rambut alami? Sebab beberapa merek penghitam rambut buatan dengan kandungan bahan kimia memiliki potensi untuk memperburuk kerusakan pada rambut Anda. Penggunaan bahan-bahan kimia yang tidak cocok dapat rambuat terlihat kasar, kering, dan kasar. Terlebih, penghitam rambut buatan bisa menjadikan lapisan terluar rambut rusak sehingga zat kimia yang seharusnya tak perlu meresap jauh ke dalam dengan mudah masuk hingga ke jaringan keratin dan merusak kekuatan rambut. Di saat inilah kemudian Anda menyadari bagaimana rambut Anda malah semakin terlihat pudar warnanya.

Oleh karenanya, ada baiknya Anda memilih penghitam rambut alami. Beberapa bahan yang mudah didapat punya khasiat itu, seperti minyak kelapa, seledri, lada hitam, daun pandan, dan masih banyak lainnya.

Read More

Yuk, Pelajari Cara Menghitung HPL Berikut Ini

Sebelum sang buah hati dilahirkan tentunya kita memerlukan banyak persiapan untuk menyambut sang buah hati. Oleh karena itu, penting untuk mengetauhi kapan sang buah hati dilahirkan supaya semua siap pada waktunya. Untuk memperkirakan kapan sang buah hati lahir, pahamilah cara menghitung HPL alias hari perkiraan lahir berikut ini.

BAGAIMANA CARA MENGHITUNG HPL?

Menghitung HPL dapat dilakukan secara mandiri atau dapat dilakukan pada saat kontrol rutin kehamilan ke tenaga medis. Perlu diketauhi untuk dapat menghitung secara mandiri hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa kehamilan berlangsung sekitar 38-40 minggu (280 hari) yang dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Penting untuk mengetauhi HPHT dan penting juga untuk selalu mengingat apakah siklus haid yang dialami teratur atau tidak.

Ketika ibu hamil memiliki siklus haid teratur sebelumnya, maka untuk penghitungan HPL dapat menggunakan rumus Naegele seperti di bawah ini:

Contoh, bila HPHT jatuh pada tanggal 1 Januari 2020, maka ditambah sebanyak 7 hari menjadi 8 Januari 2020. Kemudian, kurangi dengan 3 bulan (dengan tahun yang sama) didapatkan HPL 8 Oktober 2020. Bila HPHT jatuh pada tanggal 1 Mei 2020, maka lakukan penghitungan yang sama (dengan tahun ditambah satu) maka didapatkan HPL 8 Februari 2021.

Ketika ibu hamil tidak memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur sebelumnya maka HPL dihitung dengan rumus Parikh, seperti di bawah ini:

Contoh, bila HPHT jatuh pada 1 Maret 2020 dengan lama siklus menstruasi 35 hari maka digunakan rumus Parikh untuk mendapatkan HPL. Tanggal 1 Maret 2020 ditambahkan 9 bulan menjadi 1 Desember 2020 kemudian ditambahkan 14 hari (dari 35 hari – 21 hari) maka didapatkan HPL 15 Desember 2020.

Perlu digarisbawahi, baik rumus Naegele dan rumus Parikh dapat saja tidak akurat. Hanya 5% ibu hamil yang dapat melahirkan bayinya sesuai dengan HPL. Namun, setidaknya dengan HPL Anda memperkirakan kapan minggu persalinan terjadi. Bila ibu hamil lupa kapan HPHT terjadi, maka ibu hamil dapat bertanya HPL kepada dokter sekaligus melakukan kontrol rutin kehamilan. Dokter akan memperkirakan HPL dengan melakukan beberapa pemeriksaan seperti USG atau dengan mengukur ketinggian fundus uteri.

Read More

Penyakit Dengan Gejala Sakit Perut

Terkadang perut kita mengalami rasa sakit yang bergejolak dari waktu ke waktu. Sakit perut adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut kram atau nyeri tumpul di perut (perut). Biasanya berumur pendek dan seringkali tidak serius.

Tetapi tergantung pada gejala yang Anda rasakan, dalam beberapa kasus, Anda mungkin perlu mengunjungi dokter. Karena ada beberapa penyakit yang menyebabkan Anda merasakan sakit perut, baik secara ringan maupun nyeri berlebih. Apa sajakah itu?

Berikut adalah 9 Penyakit dengan gejala sakit perut:

  1. Radang perut atau Gastritis

Cairan yang membantu Anda mencerna makanan mengandung banyak asam. Kadang-kadang cairan pencernaan ini melewati penghalang pelindung di perut Anda dan mengiritasi lapisannya – hal ini disebut gastritis. Ini bisa disebabkan oleh bakteri, penggunaan obat penghilang rasa sakit secara teratur seperti ibuprofen, terlalu banyak alkohol, atau stres. Terkadang Anda dapat mengobatinya dengan mengkonsumsi obat antasid atau obat dengan resep yang sesuai. Tetapi temui dokter Anda karena gastritis dapat menyebabkan perdarahan atau sakit maag.

  1. Bisul perut

Ini adalah luka terbuka pada lapisan perut Anda atau di bagian atas usus kecil Anda. Penyebab paling umum dari bisul perut adalah bakteri, tetapi sekali lagi, penggunaan aspirin, ibuprofen, dan obat penghilang rasa sakit jangka panjang lainnya dapat menyebabkan munculnya penyakit ini. Dan orang-orang yang merokok atau minum minuman beralkohol lebih sering terkena bisul perut. Biasanya Anda akan diberikan obat dengan resep dari dokter yang mengurangi asam lambung atau antibiotik, tergantung pada penyebabnya.

  1. Virus Perut

Sakit perut satu ini juga dikenal sebagai flu perut, penyakit ini adalah infeksi virus yang terdapat di usus Anda. Anda mungkin mengalami diare, kram, atau mual berair, dan Anda mungkin muntah. Anda dapat terinfeksi dari seseorang yang memilikinya atau bisa juga dari makanan yang terkontaminasi. Tidak ada perawatan khusus untuk flu perut, karena penyakit ini biasanya hilang dengan sendirinya. Temui dokter jika Anda mengalami demam, muntah, dehidrasi, atau Anda melihat darah pada muntah atau feses.

  1. Keracunan makanan

Bakteri, virus, dan parasit dalam makanan menyebabkan Anda keracunan makanan. Gejala yang mungkin Anda rasakan adalah diare, mual, dan muntah. Hal ini mudah terjadi ketika Anda mengkonsumsi makanan yang tidak higienis. Biasanya keracunan makanan akan sembuh dengan sendirinya, tetapi temui dokter jika Anda mengalami dehidrasi, melihat darah di muntah atau feses, atau Anda mengalami diare yang parah atau gejala di atas bertahan selama lebih dari 3 hari. Hubungi juga dokter Anda jika Anda memiliki gejala keracunan makanan dan Anda memiliki masalah kesehatan lainnya atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

  1. Sindrom iritasi usus

Penyakit umum ini memengaruhi usus besar Anda (juga disebut usus besar). Penyakit ini dapat menyebabkan kram, kembung, dan lendir di tinja Anda. Anda mungkin merasakan diare dan juga sembelit. Kunjungi dokter untuk membantu Anda mengendalikan gejala tersebut melalui perubahan pola makan atau gaya hidup Anda, atau dengan pengobatan.

  1. Intoleransi terhadap laktosa

Laktosa adalah gula dalam susu dan produk susu lainnya. Jika Anda tidak memiliki cukup enzim yang disebut laktase, tubuh Anda dapat mengalami kesulitan untuk memecahkannya. Hal ini dapat menyebabkan diare, adanya gas dalam perut, kembung, dan sakit perut. Tidak ada obat khusus untuk intoleran terhadap laktosa, tetapi Anda bisa mengatasinya dengan hanya mengkonsumsi sedikit susu dalam diet harian Anda, membeli produk susu bebas laktosa, atau minum pil laktaid yang dijual bebas.

  1. Alergi makanan

Hal ini terjadi ketika tubuh Anda salah mengartikan makanan tertentu karena sesuatu yang berbahaya dan mencoba mempertahankannya. Selain sakit perut, gejalanya juga bisa berupa kesemutan dan bengkak di mulut dan tenggorokan Anda. Dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan syok dan bahkan kematian jika tidak segera diobati dengan obat yang disebut epinefrin. Kerang, kacang-kacangan, ikan, telur, kacang, dan susu adalah beberapa pemicu yang lebih mungkin terjadi.

  1. Radang usus buntu

Usus buntu merupakan organ berbentuk kantong kecil dan tipis, berukuran sepanjang 5 hingga 10 cm yang terhubung pada usus besar Anda. Ketika meradang, biasanya usus buntu terinfeksi dan perlu dikeluarkan. Jika usus buntu pecah, hal ini berbahaya dan dapat menyebarkan bakteri. Nyeri yang dirasakan sering dimulai dari pusar dan menyebar ke arah kanan. Segera kunjungi dokter jika Anda berpikir Anda mungkin menderita radang usus buntu.

  1. Serangan Kantung Empedu

Ini terjadi ketika batu empedu – organ berukuran kecil yang membantu pencernaan – menghalangi tabung, atau saluran, yang mengalir di antara hati, pankreas, kantong empedu, dan usus kecil. Gejala yang paling umum adalah sakit perut – jika parah atau berlangsung lebih dari beberapa jam, hubungi dokter Anda. Anda juga sangat mungkin mengalami mual, muntah, demam, urin berwarna teh, dan feses berwarna terang. 

Anda harus mencari perawatan medis segera jika rasa sakitnya sangat parah sehingga Anda tidak bisa duduk diam atau perlu meringkuk untuk merasa nyaman, atau jika Anda memiliki salah satu dari berikut ini:

  • tinja berdarah
  • demam tinggi (lebih dari 101 ° F)
  • muntah darah (disebut hematemesis)
  • mual atau muntah persisten
  • kulit atau mata menguning
  • pembengkakan atau nyeri tekan perut yang parah
  • sulit bernafas

Tidak semua bentuk sakit perut dapat dicegah. Namun, Anda dapat meminimalkan risiko mengembangkan sakit perut dengan konsumsi makanan yang sehat, sering minum air putih, berolahraga secara teratur, dan konsumsi makanan dalam porsi kecil. 

Selain itu, berbaring terlalu cepat setelah makan dapat menyebabkan mulas dan sakit perut. Coba tunggu setidaknya dua jam setelah makan sebelum berbaring atau tidur.

Read More

Tips Manajemen Pemberian ASI dan Susu Formula bagi Bayi

Ada kalanya, seorang ibu mengalami kendala saat hendak menyusui. Bisa jadi produksi ASI belum mencukupi, atau bayi yang masih enggan menyusu. Pemberian ASI dan susu formula (sufor) pun menjadi alternatif. 

Seorang konsultan laktasi bernama Freda Rosenfeld mengatakan, tidak masalah mengenalkan sufor pada bayi. Anda bisa mengombinasikan pemberian ASI dan susu formula dalam tiga kondisi berikut ini. Simak juga tips untuk mengaturnya.

Produksi ASI Tidak Mencukupi

Mencukupi kebutuhan asupan ASI untuk buah hati adalah tantangan tersendiri. Pada umumnya semakin Anda sering menyusui, semakin banyak produksi ASI. Namun, apa jadinya dengan ibu yang sedari awal sulit memproduksi ASI?

Banyak faktor yang mempengaruhi sedikitnya produksi ASI. Misalnya usia ibu. Wanita yang sudah berusia cukup tua dan baru memiliki buah hati biasanya bermasalah dengan produksi ASI. Selain itu, wanita yang sudah pernah melakukan operasi payudara juga bermasalah dengan ASI-nya.

Namun, Anda bisa berkonsultasi pada dokter anak untuk lebih memaksimalkan produksi ASI. Beberapa dokter anak menyarankan untuk melakukan pumping agar produksi ASI meningkat. Selain itu, ASI bisa dikombinasikan dengan sufor.

Kembali Sibuk Bekerja

Harus bekerja kembali ketika cuti melahirkan selesai akan menjadi tantangan tersendiri bagi ibu baru. Bagaimana tidak, pekerjaan sudah menanti, tapi kebutuhan ASI buah hati tetap harus terpenuhi. Pumping akan jadi salah satu solusi. Namun, itu juga bukan hal mudah.

Pertama, tidak semua kantor menyediakan ruang menyusui. Biasanya mereka harus menggunakan toilet atau tempat tertutup lain di kantor. Bagaimana jika si ibu bekerja di lapangan atau mobile? Tentu akan jadi tantangan tersendiri.

Kedua, mungkin ibu sudah menyimpan banyak ASI di freezer untuk persediaan. Namun, itu saja tentu tidak cukup. Sebab dalam 2-3 jam, bayi membutuhkan ASI. Oleh karena, Anda bisa mempertimbangkan pemberian sufor bagi bayi.

Sebelum berangkat kerja, Anda bisa menyusuinya. Di siang hari, bayi bisa diberikan sufor. Namun, saat malam atau setelah pulang kerja, Anda kembali memberikan ASI.

Cara ini tentunya akan memudahkan Anda di tengah kesibukan kerja dan mengurus anak. Asupan buah hati tetep terpenuhi secara baik dengan bantuan sufor. Selain itu, momen Anda saat menyusui juga tidak hilang.

Kurang Beristirahat

Kelelahan dan kurang tidur akan berdampak pada produksi ASI. Apalagi seorang ibu baru pasti akan kehilangan banyak waktu tidurnya. Bagaimana tidak, setiap 2-3 jam di malam hari, bayi membutuhkan susu. Tak heran jika banyak ibu baru mengeluh karena harus tetap terjaga setiap waktu.

Pemberian sufor bisa menjadi pilihan. Anda bisa meminta pasangan memberikan sufor melalui botol, saat bayi terbangun. Perut bayi akan lebih lama memproses susu formula dibanding ASI. Jadi, bayi akan kenyang lebih lama.

Salah satu cara menyiasatinya adalah menggabungkan ASI dengan susu formula. Mintalah kepada pasangan Anda untuk memberikan botol susu formula saat bayi terbangun. Perut bayi akan lebih lama memproses susu formula daripada ASI. Jadi bayi akan kenyang lebih lama. Manfaatkan waktu tersebut untuk mengganti waktu tidur Anda. Jika bayi terbangun kembali, Anda sudah bisa menyusuinya seperti biasa. Tentunya dengan keadaan yang lebih fit.

Read More

Rambut Rontok? Kenali Gejalanya Berikut Ini

Gejala rambut rontok pada pria dan wanita berbeda-beda, dan juga pada anak-anak. Namun, orang di usia berapa pun dan jenis kelamin apa pun, pasti bisa mengalami rambut rontok. Banyak yang menyadari rambut rontok dari banyaknya helai rambut di sisir yang mereka gunakan atau di kamar mandi saat sedang keramas.

Pada pria, gejala rambut rontok yang biasa terjadi adalah sebagai berikut:

  • Menipisnya rambut pada bagian kulit kepala pria. Hal ini biasa terjadi pada pria yang mulai mengalami rambut rontok
  • Garis rambut yang mulai berkurang pada pria juga merupakan salah satu gejala yang umum terlihat pada mereka yang mengalami kerontokan rambut
  • Terlihatnya pola berbentuk tapal kuda yang membuat bagian mahkota kepala pada pria terlihat dengan sangat jelas

Pada wanita, gejala rambut rontok yang ditunjukkan berbeda lagi dengan gejala yang terlihat pada pria. Gejala yang terlihat, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Menipisnya rambut secara menyeluruh, terutama di bagian mahkota rambut. Jika Anda mengalami gejala tersebut, mulailah melakukan beberapa tindakan pencegahan agar rambut Anda tidak semakin menipis

Berbeda dengan pria dan wanita dewasa, gejala rambut rontok yang biasa terjadi pada anak-anak adalah sebagai berikut:

  • Beberapa bagian rambut tiba-tiba mengalami kerontokan
  • Terjadi kerontokan pada rambut di seluruh bagian tubuh, tidak hanya di kepala saja
  • Rambut rontok secara berlebihan, tetapi tidak sepenuhnya botak yang disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya adalah penyakit dan perawatan karena obat-obatan, penurunan berat badan yang sangat cepat, anemia, dan bisa juga karena stres

Rambut rontok mungkin umum terjadi pada siapapun, namun dalam jumlah dan tentunya juga kondisi yang normal. Namun, di beberapa kasus, rambut rontok perlu mendapatkan perhatian yang ekstra dan bahkan Anda mungkin memerlukan konsultasi dengan dokter untuk menangani gejala rambut rontok yang Anda alami.

Jika Anda atau suami Anda, atau anak Anda mengalami beberapa gejala berikut ini, pastikan Anda segera menghubungi dokter untuk mengetahui tindakan selanjutnya yang harus Anda lakukan agar gejala tidak semakin parah dan bisa diatasi dengan lebih cepat.

Berikut adalah beberapa gejala yang perlu dikonsultasikan lebih lanjut kepada dokter:

  • Anda mengalami rambut rontok secara tiba-tiba. Jika pada sebelumnya, rambut Anda tidak memiliki masalah berarti, namun tiba-tiba rambut rontok secara mendadak, segeralah berkonsultasi dengan dokter ahli
  • Anak Anda memiliki bagian rambut yang rusak dan kerontokan rambut yang tidak lengkap pada bagian kulit kepala dan/atau alis mata
  • Anak Anda secara sering menggosok atau menarik-narik rambutnya
  • Anda atau anak Anda mengalami kerontokan rambut yang sulit untuk dijelaskan pada bagian tubuh mana pun, tidak hanya pada bagian kulit kepala saja

Itu adalah gejala rambut rontok yang biasa terjadi pada pria, wanita serta anak-anak.Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, semua orang, terlepas dari umur dan jenis kelaminnya bisa mengalami kerontokan rambut. Yang berbeda hanyalah pada gejalanya saja.

Read More

5 Jenis Bentuk Tubuh yang Mencerminkan Kesehatan Anda

Bentuk tubuh dapat menentukan kesehatan seseorang. Sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan satu faktor ini. Ukuran bentuk tubuh seseorang menjadi penentu apakah ia sehat atau memiliki masalah kesehatan. Anda harus tetap mengontrolnya secara berkala ke dokter untuk melakukan check up. Penjelasan di bawah ini akan menggambarkan bentuk tubuh apa saja yang harus Anda perhatikan.

  1. Ectomorph

Ectomorph merupakan tipe kerangka yang lebih sempit, yang mana tulang dan sendi lebih tipis dan kecil. Postur badan seperti ini biasanya dimiliki oleh ballerina atau model. Namun, dengan bentuk tubuh seperti ini, berat badan Anda cenderung lebih cepat naik saat Anda bertambah tua. Hal ini terjadi karena tubuh Anda terbiasa memproses makanan dengan cepat sehingga sulit untuk membentuk otot.

  • Endomorph

Bentuk tubuh ini biasanya memiliki banyak lemak dan otot, bahu yang lebih kecil, serta struktur tulang yang besar. Biasanya postur tubuh ini dimiliki oleh para pemain American football. Postur tubuh seperti ini menunjukkan sangat mudah untuk berat badan naik, terutama pada bagian perut bawah dan pinggul sehingga sulit untuk menurunkan lemak di bagian ini.

  • Mesomorph

Postur tubuh seperti ini dimiliki oleh seseorang yang memiliki bahu lebar dan sangat atletis. Pemilik badan ini biasanya dimiliki oleh para pemain sepak bola atau pelari. Dengan bentuk tubuh seperti ini, Anda sangat mudah untuk mengurangi bahkan menaikkan berat badan karena tubuh Anda terbiasa dengan aktivitas seperti bodybuilding.

  • Pear Shape

Bentuk tubuh seperti buah pir ini adalah gabungan dari endomorph dan ectomorph. Anda yang memiliki postur tubuh ini menyimpan lemak berlebih di bagian pinggul dan bagian tubuh yang rapat. Biasanya postur tubuh ini dimiliki oleh kebanyakkan wanita.

  • Apple Shape

Apple Shape biasanya juga disebut sebagai perut bir, yang mengartikan bahwa lemak banyak tersimpan dalam perut sehingga membentuk berut yang buncit. Biasanya bentuk tubuh seperti ini banyak dimiliki oleh pria. Dengan bentuk tubuh seperti ini, Anda memiliki resiko tinggi terkena serangan jantung, kanker, diabetes tipe 2, dan koresterol yang tinggi.

Akan tetapi, tidak selamanya dokter menentukan kesehatan seseorang dengan bentuk tubuh yang terlihat. Mereka akan menggunakan beberapa cara untuk mengukur seberapa banyak lemak yang ada dalam tubuh Anda. Salah satu cara yang dilakukan oleh para dokter adalah dengan BMI (Body Mass Index). BMI sendiri menggunakan metode perhitungan gabungan dari tinggi dan berat badan Anda. Dengan pengukuran BMI di atas 25 menunjukkan bahwa Anda memiliki kelebihan berat badan, sementara di atas 30 menunjukkan bahwa Anda sudah obesitas. Sayangnya, cara ini bukan cara yang tepat untuk mengetahui di mana posisi lemak Anda berada karena lemak cenderung bergerak. Ada baiknya Anda melakukan pengukuran manual pada beberapa bagian tubuh seperti mengukur pinggang. Ukuran normal bagi pinggang perempuan adalah 35 inch sementara laki-laki adalah 40 inch. Dengan angka ini menunjukkan bahwa Anda memiliki tubuh yang sedikit besar

Read More